Selasa, 12 Juli 2011

Aku Tak Pernah Menulisnya


ku buka buku yang telah berdebu
sekian lama tersimpan dalam lemari
tak pernah ada tangan menjamah...
hari itu telah ku putuskan
dalam sejarah hidupku tak pernah ada tulisan lagi
walau hanya sekedar coretan
aku tak mempunyai kata-kata indah
dan aku tak pernah menulisnya
harapan itu berubah ketika istana biru bersemayam
menyapa dengan indah dari setiap sajak yang terbuang
hatiku terlena tak kuasa membalas setiap sajaknya

ku coret mulai dari huruf
membentuk kata dan kalimat
mereka bilang ini adalah sajak indah
padahal aku tak punya kata-kata indah
aku tak pernah menulisnya
aku menyampaikan maksud hati
bukan bersya'ir
dalam lunglai hari menyapa
aku tak mempunyai kata-kata indah
dan aku tak pernah menulisnya
al-asy', 29042011

Baru Tersadari


sudah lama aku di sini
menimba dan terus menggali
mengapa pagi ini aku baru menyadari
sejuknya kalam tak pernah aku temui
dalam relung pesisir hati tak pernah aku mengerti
hina diri tak pernah terselami
aku terpuruk dalam himpitan ilmu
dalam indahnya problema yang dikandungnya

al-asy', 29042011

Daun Jati dan Sesal

di pojok sana
di antara pepohonan hutan jati
daun muda jatuh dari tangkainya
menyiur terombang ambing angin
menjauh dari pohonnya...

aku heran...
mengapa daun muda yang jatuh dari tangkainya
mengapa bukan daun tua....?
daun mengalun tersapu angin sampai akhirnya jatuh ke tanah...
perlahan...
ku tatap daun muda dengan penasaran
ku dekap ia dalam kehangatan...
dengan linangan air mata yang tak mampu ku tahan
dengan guyuran gerimis di hati
aku melihat daun muda melayu dalam dekapanku
dalam kehangatan yang tertuang dalam dada

aku menangis...
hahaha...aku menangis
lihatlah aku
aku telah merusak daun muda dalam dekapanku
dan penyesalan selalu menghantui ku
penyesalan selalu menghantuiku
hahaha... aku menangisi penyesalan...

al-asy', 29042011

Puncak Abadi

aku berdiri di atas paku bumi


melihat langit di tengah-tengah kelabu awan
pandanganku melaju di antra kemelut jiwa
meratap silam yang tak pernah kembali...
di atas batu aku menginjakkan kaki
lantang memandang ke depan
jauh dari harapku
ku ingin mengulang masalalu


berada di puncak mimpi
di atas semua puncak gunung
berdiri di atas awan dengan pandangan lurus ke surya
bersinar bulat dengan mega merahnya
terbang di istana atas awan melihat puncak-puncak abadi...

al-asy', 28042011

Sepertiga Malamku

malam ini...
kerlip bintang menyapa ku malu
aku tak tahu apa yang ada di balik itu
setiap siang menepi
selalu saja ada satu bintang yang tampak bersinar terang
dikala kabut malam menyapa
di tengah himpitan dingin yang menusuk sum-sum
di balik kerudung kelam....
aku masih tetap bertanya
apa yang ada di balik malam...


sepertiga malam menemaniku
dalam sunyi yang menyapa
ku membaca malam lewat angin
tak kurasa sang bayu di sepertiga malam ini...
ku hisap rokok tuk menemani
memecah malam membaca kelam...
sebentar lagi malam menepi
walau sang bulan malas tuk pergi....
pagi terus kan datang mengganti sunyi
seribu harapku dalam sejuta anganku
dambakan malam terus berbintang
di balik kerudung kelam bersama kabut malam
aku terus membaca malam
tersungkur di hamparan tanah
tersujud memelas...
surya yang menanti pagi


tak pernah ku harap ia kan datang
sebab aku merindukan malam
kelam bersama cumbu merayu-Nya...
dalam tangisan sepertiga malam...
Tuhan tolong dengarkan
bisikan ku di sepertiga malam....
dalam kelamnya malam
dalam jiwa yang tenang...
al-asy', 28042011

Senin, 11 Juli 2011

Genggaman Mata


ketika tangan tak dapat lagi memegang
ketika kaki ini tak dapat lagi berjalan
ketika mulut tak dapat lagi bicara
aku hanya dapat tersenyum
melihat alam yang menyapa hangat dalam genggaman mata

al-asy', 28042011

Bidadari Istana Biru

hari ini ku berjalan lagi
dalam langkah yang berpijak
ku seret kaki yang mulai terasa lelah...
aku datang padamu
ketika pagi masih berkerudung kabut
ketika langit selesai menangisi bumi
ketika matahari malu bersembunyi di balik awan...
ketika kembang mawar masih terselimut embun


bidadari istana biru...
membayangkanmu tak pernah ada dalam setiap fikirku
gemulai tingkah halus darimu
tak pernah tersapa dalam sketsa hidupku...

semenanjung harapan masih terbentang dalam hatiku
berharap melangkah dalam sunyi
bersama kita jemput impian
dalam cinta lembut awan....

al-asy', 28042011

Minggu, 10 Juli 2011

Air Matamu Dalam Piringku

kawan....


dalam gelap kau hadir dalam fikirku
maafkan aku yang melupakan mu
setiap ku ada di meja makan
ku tak teringat harapmu dalam lapar
setiap satu suap nasi yang ku makan
sejuta tangismu dalam nasi ku
tangismu tertuang dalam gelas minumku
lalat yang berterbangan dari satu tubuh
ke tubuh mu yang lain...
adalah butiran nasi yang tersuguh dalam piringku...

kawan...
maafkan aku yang melupakanmu dalam bahagiaku
bukan maksud ku melalaikanmu
tapi sketsa mu memang tak pernah tergambar
dalam hari-hari ku
entah karena aku tak peduli...
atau karena hati ini telah mati....
maafkan aku...

al-asy', 28042011

Sabtu, 09 Juli 2011

Dari Sebuah Teman

Sajak Musafir: Do'a Ku Yang Berdo'a

Aku Bukan Milikmu Ibu

jangan menangis ibu...
tak perlu lagi kau mengisi kepergianku...
tiada guna kau menangisi ku
aku datang bukan karena qodrah mu....
aku ada bukan juga karena dirimu...
tak usah kau tanya mengapa ibu...

dan tak usah kau mengaku-aku aku milikmu
kau hanya tempat ku bersinggah dalam peraduanku
dan ayah hanya tempat benih yang di titipkan-Nya...
aku adalah milik-Nya..
bukan milikmu ibu...
tak usah kau mengaku-aku
kau dan ayah hanya wadah pencipta'anku...
jika bukan karena-Nya
apalah arti kau dan ayah seperti itu..?
jangan menangis ibu....
jangan pernah menangisiku...
aku adalah milik-Nya
dan kepada-Nya lah aku kembali
bukan padamu ibu....
jangan menangis ibu...

al-asy', 28042011

Do'a Ku Yang Berdo'a

kau tahu kawan....?
do'aku bukan sembarang do'a...
dalam do'aku terdapat do'a
do'a yang terus akan di do'akan...
dalam do'a yang terdapat do'a
masih ada do'a yang harus di do'akan...

aku mengucap istighfar...
tapi istighfarku perlu sepuluh istighfar lagi..
bahkan lebih dari itu..
sepuluh istighfarku butuh ratusan istighfar..
terus selanjutnya..
ratusan istighfarku
butuh sejuta istighfar lagi.....
kau tahu kawan....?
aku mengucap "astaghfirullahal'adzhiim...."
"mohon ampun aku pada Mu ya Allah yang Agung..."
kau tahu kawan...?
barusan aku memohon ampun pada-Nya...
aku telah memohon ampun...
tetapi permohonanku itu adalah DUSTA
aku telah memohon ampun pada-Nya
dan aku selalu mengulang kesalahan itu..
aku selalu mengulang dosa itu...

kau tahu kawan....?
do'aku bukan sembarang do'a...
dalam do'aku terdapat do'a
do'a yang terus akan di do'akan...
dalam do'aku terdapat do'a
do'a yang masih membutuhkan do'a...

al-asy', 28042011

Kamis, 07 Juli 2011

Yang Selalu Terindukan


tehentak dari buaian harapan silam
mengalun perlahan saat buku lama berdebu
ku buka lembar lagi perlembar
ku baca dari setiap kenangan
ku coret dalam sebuah untaian lantunan
irama sya'ir yang mendawai
deburan ombak menyapa hangat
dalam dekapan samudra yang luas
dalam teramat dalam....
ujung dunia seperti tampak bergaris
di kalungi sang surya yang mulai dimakan sang malam
istana harapan di penghujung siang
ketika surya mulai tenggelam....
yang selalu terindukan....

al-asy', 27042011

Tak Sekedar Kata


ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan bahagia....
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan derita...
ini kata tak sekedar kata
ini kata penuh dalam sengsara...
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dalam harapan
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan suara...
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan cinta...
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan semu..
ini kata tak sekedar kata...
ini kata penuh dengan kaca...
yang selalu tak bisa tuk berkaca
tak bisa tuk di baca.....
ini kata tak sekedar kata...

al-asy', 27042011

Kisah di Ujung Timur


berdendang dengan semua harap
tari tubuh dari tangan melamban mengalun
mengikuti garis sinar mentari di ujung timur
mendekap perlahan memeluk bumi
memakan malam menjadi siang

al-asy', 27042011

Jalan Rasa


jauh jalan yang membagi rasa di hati
telah lama menumpukkan angan yang terus bercokol
menggerogoti waktu yang terus berjalan
memelas raga tuk terus berdiam
irama dawai di ujung pandang mengalun
beriring dendangan detak jantung yang berkatup lamban
terasa indah merindukanmu
terasa siksa membayangkanmu

al-asy', 27042011

Minggu, 03 Juli 2011

Kerudung Cintamu


ketika cinta telah menutup kerudungnya..
telah ku simpan senyum ini untukmu
takkan ku beri dengan yang lain
kan ku tulis dalam sajak bertajuk puisi dalam sepenggal prosa kehidupanku
hanya orang mengetahui cinta yang dapat membacanya
aku yakin kau takkan mengerti bahasaku
sebab cintamu telah menutup kerudung bakungnya
dan aku takkan pernah menemukan jawaban dari apa yang telah ditutupi kerudungmu..
sebab cintamu telah menutup kerudungnya

al-asy', 27042011

Unknown


terpuruk dalam hari-hari yang terasa sunyi
dalam sebuah inagurasi yang terbendung hasrat hati
di sini aku sendiri...
setiap malam menyambut masih mencari
entah kapan ini kan pergi
mengapa kau ciptakan kerinduan
kau membuatku tersia-siakan...

al-asy', 26042011

Dimana Dia....?

dimana dia....?


dia yang selalu hadir dalam fikirku
yang selalu hadir dalam catatan hidupku

di ufuk timur sang surya merekah...
ku cari ia di mega merah sunrise
aku tak menemukannya...



di ufuk barat yang memalam..
ku cari ia di senja dengan mega merahnya...
aku tak menemukannya...

di perjalanan hidupku mencari arti
ku cari ia dalam setiap langkah
aku tak menemukannya....
dimana dia...?
apakah ini kebodohanku yang mencarinya?
atau memang dia tak dapat ku cari?
dimana dia...?

al-asy', 26042011

Kamis, 30 Juni 2011

Dimana....?

pagi...
dimana kau sembunyikan mentariku?
mengapa kau tak datangkan dia untukku?
mengapa kau diam?

kabut...
dimana kau sembunyikan mentariku?
mengapa kau tak datangkan dia untukku?
kau selalu saja hadir dengan surammu
bosan aku melihat itu.....

dingin....
dimana kau sembunyikan mentariku?
mengapa kau tak datangkan dia untukku?
mengapa kau membisu?

langit...
dimana kau sembunyikan mentariku?
mengapa kau tak datangkan dia untukku?
mengapa kau menangis?

al-asy', 26042011

Hinaku di Dinding Rumah-Mu

entah bagaimana aku mengatakan ini...
ketika hati ini merasakan ada getaran-
dalam dinding-dinding Ilahiaah-Mu
aku terpuruk di bawah kehinaan;


hina yang teramat hina....
aku terantuk ketika nurani berkata
ketika nafsu bercokol mengusai raga dengan segala fatamorgananya
entah bagaimana aku mengatakan ini....
adakalanya hati berjalan di atas semua kendali

tetapi....
tak jarang nafsu berulang-ulang mengambil kekuasaan...
dan hati....
hati selalu terkalahkan oleh nafsu......
entah bagaimana aku mengatakan ini......
ada petuah yang mengatakan
"jagalah hati jangan kau nodai
jagalah hati cahaya ilahi"
aku beranggapan bukan hati yang harus dijaga
tetapi hati harus melawan...
hati harus melawan.....
harus melawan......
entah bagaimana aku mengatakan ini....
kau bertanya mengapa hati harus melawan...?
tanyalah pada tubuhmu yang dikuasai nafsu...
pada hati yang dikalahkannya...
hati harus melawan....
"lawanlah nafsu jangan kau turuti
lawanlah nafsu musuh dari nurani"

al-asy', 26042011